Fast No Hustle Blog,Tips Inilah 3 Penyebab Oli Motor Bocor. Wajib Kamu Ketahui!

Inilah 3 Penyebab Oli Motor Bocor. Wajib Kamu Ketahui!


Penyebab Oli Motor Bocor

Penyebab Oli Motor Bocor – Semua pemilik motor pasti ingin olinya tahan lama. Sebab dengan oli yang awet, kita tidak perlu sering-sering ganti oli, yang memakan waktu dan biaya. Kualitas kandungan pada oli sangat menentukan agar pemakaian olinya tahan lama. 

Namun ada beberapa hal yang tidak diinginkan terjadi yang membuat oli boros, misalnya oli bocor atau oli merembes. Rembesan oli ini sekilas memang tidak berbahaya bagi mesin, namun jika dibiarkan tentu menjadi pemborosan juga, karena olinya menjadi cepat kering.

Apa saja penyebab oli bocor?

 

  • Mengisi oli berlebihan

Ini bisa terjadi ketika ganti oli, di mana pengisian dilakukan secara berlebihan sehingga volume melebihi kapasitas. Sebenarnya pada dinding mesin motor ada penanda volume cairan oli. Dari situ diketahui volume oli dalam mesin. Kalau volumenya berlebihan maka akan merembes keluar, terkesan bocor. 

Untuk memastikan ini tidak terjadi, bisa memakai dipstick. Dipstick adalah batangan pipih yang bisa dicelupkan ke dalam tangki oli pada mesin. Dari sini dapat diketahui volume cairan pelumas. Dipstick juga berfungsi sebagai pengecek kondisi oli, apakah masih bening dan bagus atau sudah kotor. Dari sini kita bisa tahu apakah sudah saatnya ganti oli. 

 

  • Paking berusia tua

Disebut juga gasket, paking merupakan penyekat bagian blok mesin. Paking berfungsi sebagai pencegah kebocoran pada kompresi, oli, air pendingin dan gas pembakaran. Kalau komponen ini sudah tua atau tidak layak pakai, dapat memicu kebocoran pada oli. Segera ganti komponen ini, agar motor Anda olinya tahan lama dan tidak mudah bocor.

 

  • Seal tak layak pakai

Seal atau sil motor berupa karet pelindung pada oli shockbreaker hingga sela pada roda. Komponen ini terkesan remeh, namun cukup berguna untuk mencegah kebocoran oli, menjaga kotoran agar tidak masuk ke mesin, dan menjaga agar komponen tidak cepat rusak. Apabila seal sudah rusak atau tak layak pakai, maka kebocoran oli pun terjadi. Ciri-ciri seal rusak antara lain karetnya sudah mengeras akibat sering terkena suhu panas. Seal yang sudah kehilangan kelenturannya tidak akan berfungsi baik. Segera ganti jika ini terjadi, sebelum membuat Anda rugi karena oli cepat habis.

 

Demikian tadi tiga faktor utama penyebab kebocoran atau rembesan oli pada motor. Walau tidak langsung berdampak serius pada motor, tetap saja bocornya oli tak bisa dianggap remeh. Sebab kalau oli sampai kering tanpa disadari, maka motor bisa mengalami overheat. 

Lebih parah lagi, mesin jadi aus sehingga berakibat kerusakan parah. Maka seringlah memeriksa kondisi oli dan melakukan ganti oli secara berkala. Agar olinya tahan lama, pilih oli berkualitas yang punya masa pakai panjang, seperti X-TEN. Oli ester ini  mampu mencapai jarak hingga 5.000 kilometer pada motor.

Selain olinya tahan lama, oli X-TEN juga sudah terbukti membuat tarikan motor entengnya tahan lama dan yang pasti bikin mesin tahan lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.